Review / Ulasan Film: Ronggeng Kematian (2024) Gejolak Kawula Muda
Secara mengejutkan film ini bagus, awalnya mengunderestimate dikarenakan rating yang agak menukik, akan tetapi kita tahu rating adalah ilusi, subjektif atau semacamnya, well, walau konsensus bisa dikatakan telah kritis dan menggunakan pendekatan yang cermat dalam membedah sinema.
Beberapa audiens di forum ini mempertanyakan sesuatu yang terlalu jauh, sedangkan nilai dan substansi di film ini justru yang menurut saya menjadikan film ini mantap, slow burn dan juga epik.
Ketika horror dipadukan dengan kultur yang melekat, penceritaan / story tellingnya bagus, deskripsi akan desa, warga-warganya juga kesembronoan dari para pemuda pendatang dari kota ini on point.
Yap, memang beberapa flaw ada di film ini, tidak dapat dinegasikan, akan tetapi who dunnit di film kurasa sukses.
In a way setelah overview memang keinginan dari ibunya larasati itu agak offside dengan tema film ini? Tapi mungkin bisa dianggap sebagai representasi dari generasi atau diri yang cocok, Larasati dengan Sulastri sebagai titisan.
Film horror ini tidak seram dalam arti murahan, akan tetapi cukup bagus dalam menunjukkan tendensi amoralitas dari manusia juga perasaan mistik bizzare yang berkenaan dengan cerita rakyat horror / folk horror, dan film ini sukses.
Verdi Solaiman, dalam debutnya ini, gurih untuk sebuah debut, looking for more sir!